Informasi mengenai disabilitas

Autism

Pengertian
Autisme adalah gangguan perkembangan kompleks yang gejalanya harus sudah muncul sebelum anak berusia 3 tahun. Gangguan neurologi pervasif ini terjadi pada aspek neurobiologis otak dan mempengaruhi proses perkembangan anak.

Penyebab

– Jenis kelamin. Anak laki-laki memiliki risiko hingga 4 kali lebih tinggi mengalami autisme dibandingkan dengan anak perempuan.
– Faktor keturunan. Orang tua seorang pengidap autisme berisiko kembali memiliki anak dengan kelainan yang sama.
– Pajanan selama dalam kandungan. Contohnya, pajanan terhadap minuman beralkohol atau obat-obatan (terutama obat epilepsi untuk ibu hamil) selama dalam kandungan.
– Pengaruh gangguan lainnya, seperti sindrom Down, distrofi otot, neurofibromatosis, sindrom Tourette, lumpuh otak (cerebral palsy) serta sindrom Rett.
– Kelahiran prematur, khususnya bayi yang lahir pada masa kehamilan 26 minggu atau kurang.

Ciri Khusus
Kasus pada anak autis biasanya berawal dari ketidakmampuan anak anda untuk belajar berjalan dan juga berbicara antara usia dua-tiga tahun, padahal jelas ini sangat terlambat dalam memberikan penanganan. Sehingga penelitian terbaru menemukan ada beberapa ciri fisik yang dapat dilihat dari anak autisme yaitu menemukannya perbedaan wajah yang menyandang autisme memiliki perbedaan terutama pada bagian bibir dan jarak antara kedua matanya.

Cara Menangani

Ada pengobatan yang tersedia bagi mereka yang menderita ADD, dan yang paling umum adalah penggunaan obat antidepresan. Namun, obat-obat ini memiliki efek samping yang parah seperti depresi meningkat, agitasi, dan gagasan bunuh diri.

Ada juga pengobatan alternatif, seperti tumbuh-tumbuhan dan nutrisi digunakan untuk menyeimbangkan kimia otak yang telah dirugikan. Pengobatan alternatif ini tidak tidak memiliki efek samping, dan secara khusus dirancang untuk memberikan asam yang diperlukan, hormon dan pertumbuhan saraf yang diperlukan untuk membantu sistem aktivasi reticular.